Minggu, 04 September 2011

Romance of Adrielle Part 16

Stasiun televisi adalah tempat untuk membuat tayangan yang akan ditampilkan dalam kotak di rumah lelaki itu ternyata beginilah cara membuatnya. Banyak sekali pengalaman yang bisa aku ceritakan kepada teman temanku didunia peri nanti ketika aku kembali. Sepertinya lelaki itu akan melihat sebuah opera atau bincang bincang dengan artis. Duduk dibarisan paling depan menyungkinkan senyum penuh arti. Pertunjukan dimulai, pembawa acara membuka acara ini dan memanggilkan tamu yang akan diulik kisah ceritanya. Aku duduk dibahunya dan ikut bertepuk tangan saat bintang tamu itu keluar menuju panggung. Katanya wanita ini adalah seorang desainer terkenal dari Paris yang karya karyanya sudah mendunia dan dipakai artis holiwood terkenal. Lampu panggung menyorot padanya dan gemerlap perhiasan serta keindahan bajunya menunjukan kecantikan luar biasa wanita itu. Aku mengerjapkan mataku, wanita itu adalah Chelle. Sekarang ia cantik sekali lebih cantik dari pada siang itu. Aku bersorak sorak riang, memukul mukul lelaki itu. Ada raut bahagia pada lelaki itu senyumannya yang mempesona tersungging lagi siang ini. Benar benar aku sangat bahagia hari ini. Akhirnya aku menemukan senyumannya lagi. Tetapi apakah Chele akan menerima lelaki ini kembali bukan karena wanita ini sudah terkenal bertambah cantik dan masuk televisi tetapi karena lelaki ini pernah menyakitinya dua kali. Seorang tupaipun tidak akan jatuh pada lubang yang sama bukan. Suasana di tempat ini semakin gemuruh saat pembawa acara menanyakan akan pengalaman cinta masa allunya sebelum terkenal. Chele terlihat menerawang dan menceritakan kisahnya dengan menggigit bibir seolah mencari kekuatan darinya.

Chele menghembuskan nafas dan memulai ceritanya “Aku menyebutnya Romance of Adrielle, kepanjangannya ada nama kita berdua. Jujur saja aku mencintainya. Sampai kepergianku ke Paris, aku masih dapat mengeja cintanya. Kalau saja dia datang dan memintaku kembali, aku pasti sudah bersamanya sekarang. Ternyata cintaku lebih besar dari cintanya padaku. Sakit sekali dan rasanya masih ada sampai saat ini. Sedetik sebelum kepergianku ke Paris aku masih menunggunya, sampai sekarangpun aku masih menunggunya walaupun sekarang aku tidak tahu dimana dia sekarang”.

Suasana menjadi tenang, mereka seperti tersihir oleh kisah cinta “Romance of Adrielle”, asal kalian tahu aku sudah tersihir sejak lama karena kisah ini. Akulah yang bisa kalian Tanya untuk mengetahui kejelasan kisah ini. Sayang kalian semua tidak mengenalku dan tidak melihatku. Tiba tiba lelaki itu berdiri dan mengangkat tangannya. Chele terhenyak dan pembawa acarapun kebingungan namun Chelle mempersilahkan Adri berbicara. Kru televisi memberikan pengeras suara agar semua orang dapat mendengarkan apa yang akan dikatakan lelaki itu. Termasuk aku karena sampai sekarang aku belum bisa membaca pikirannya.


Apakah yang dikatakan lelaki itu kepada Chelle..apakah Chelle akan memaafkan apa yang telah lelaki itu lakukan..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar