Selasa, 08 Februari 2011

Cinta sepotong kue Soes

Aku menggigit kue soes dan merasakan lekat-lekat
merasakan kue ini dalam diam menunggu isi didalamnya meleleh dalam lidahku
menemaniku mendengarkan seminar ini
kalau kamu bertanya apa alasanku datang ke seminar ini
aku juga tidak tahu hanya terbawa angin sampai duduk ditempat ini
Seminar tentang cinta yang tidak menarikku sama sekali
namun hanya ingin tahu apakah dia bisa menjawab tanda tanyaku atas cinta
terlihat menggangguk dan tersenyum seolah puas mendapatkan jawaban
kenyataanya aku masih belum menemukan jawaban atas pertanyaanku
Aku tahu pria dan wanita itu berbeda
namun mengapa pria masih belum bisa menyempurankan wanita
Aku tahu pria mencari hasil
namun apakah itu boleh menjadi alasan pria boleh menyakiti wanita
Mengapa wanita membutuhkan pendamping
bukannya lebih baik apabila wanita itu mencari kehidupannya sendiri
setidaknya itulah pemikiranku yang melayang kemana-kemana
Aku menggigit kue soes untuk kedua kalinya
dan mataku mencari-cari apa yang ingin ia temukan
aku melirik dengan sudut mataku
terperangkap pada seseorang yang duduk disebelahku
terbingkai sorot yang tak terkatakan dari sinar matanya
aku tidak tahu apa makna dibalik tatapan matanya
apa dia sepertiku yang tidak percaya dengan ikatan cinta
atau malah dia terlalu memuja ikatan cinta sehingga membuat dia hilang pandangan
terlalu bodoh menurutku mengenyahkan cita-cita hanya untuk sebuah cinta
tapi aku hanya mengulum semua pendapatku
terserah dia mau menghabiskan hari-harinya untuk apa
aku terlalu sibuk untuk mencampuri kehidupannya
Mataku berpendar ke arah yang berbeda
membingkai pemandangan yang kontras
ada pria dan wanita yang terlihat bahagia mendengarkan ocehan sang pembicara
seolah mengamini setiap kata-kata yang tercerna
aku sepertinya bisa menebak
mereka orang yang sudah mengenal cinta dan baru menemukan cinta
tapi apa mereka akan bertahan apabila mereka tahu cinta yang mereka puja akan menghancurkan mereka
aku mengarahkan pandanganku kedepan
memandang kue soes yang masih tersisa
pikiranku melayang dan mencoba menyimpulkan pemikiranku
Aku pernah merasakan terlalu sakitnya cinta hingga membentuk antibodi dalam hatiku
menyebabkan aku terlalu malas untuk sakit lagi
Aku merasa diriku seperti kue Soes
Kelihatan biasa dari luar namun akan terasa enak jika kita sampai pada isinya
seperti melihat sesuatu yang misterius yang tidak dapat ditebak rasa isinya
namun bagaimana orang akan memilih aku tanpa mereka ingin tahu apa didalamku
mereka tahu rasa kue soes, namun mereka tidak mengerti aku
Oooh Kue Soes ajarkan aku supaya berani mengungkapkan rasa sepertimu yang berani mengungkapkan isimu
Supaya aku bisa menunjukan duniaku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar