Selasa, 01 Februari 2011

Anchira dan Avrenita

Dunia seperti apa ini
aku seperti terperangkap dalam dua simfoni melodi yang berbeda
sudah saya katakan
aku terdiri dari dua elemen yang berbeda
kadang terdiam kadang tertawa
jangankan engkau akupun bingung dengan keadaanku
aku seperti sebuah mata uang
walaupun terlihat satu namun keduanya berbeda
panggil saya avrenita apabila saya terlihat kuat, tegar semangat dan ceria
namun panggil saya Anchira ketika aku mulai melankolis lemah dan menangis
Avrenita benci menangis,kesendirian,dan cinta
Sering avrenita memberitahu Anchira kalau dunia ini tidak ada yang seimbang
dunia ini adalah pilihan. kalau mau mendapat sesuatu harus mengorbankan sesuatu
namun seringkali anchira mengacuhkannya
ia tetap mengikuti keinginannya yang sulit dikendalikan
ingin ini ingin itu
Avrenita tahu bahwa CITA takan berhasil kalau diselipkan huruf "N" ditengahnya
namun anchira tetap percaya cinta juga mempunyai keberhasilan tersendiri
tapi sekarang sepertinya aku lebih percaya pada Avrenita
bahwa CITA takkan tercapai bila ada huruf N yang menyelip ditengah2
seperti sekarang ini
karena cinta aku masih duduk disini
mengorbankan pribadi untuk kepentingan yang tidak prinsipil
padahal dirumah tugas masih menumpuk minta dikerjakan
masih ada reading assignment yang menanti
masih ada deadline position paper dan kamar masih berantakan
tapi mengapa aku masih duduk disini padahal waktu sudah menunjukan jam 9 malam
kau bodoh Anchira
kau masih menunggu apa?
membuang waktumu dengan sia2
menunggu dia berbalik melihatmu
kau bodoh sekali
lihatlah masa depanmu akan berantakan apabila kamu masih mengaggungkan perasaanmu tentang apa yang bernama CINTA
Mulai sekarang tidak ada lagi yang bernama cinta yang ada hanya cita dan masa depan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar