Kamis, 24 Maret 2011

Do you want to know?

Inginkah kau tahu bagaimana aku menginginkanmu
benarkah kau ingin tahu seperti apa
Seperti remuk tulang dikencang tambang
seperti dicincang panah dirobek tiap sendi
seperti gengaman tangan menggenggam mimpi
seperti gapaian tangan memeluk angin
salahkan tangan yg memeluk sampai remuk tulang rusukku
mencabut satu satu sampai hilang pelindung jantung hati
aku membencimu dengan segenap niat untuk memecahkan kepalamu
supaya aku tidak lagi menggilaimu
mencabik wajahmu agar tak ada lagi mulut yg memuji kecerdasanmu
untuk membalasmu, mencederaimu
agar aku tidak mencintaimu
tapi aku bukan anak kecil lagi sekarang
yang marah ketika asa tidak tercipta sempurna
tidak lagi gunakan pisau untuk menutupi kenyataan aku tak bisa mendapatkanmu
kau kelewat batas melukai sampai dendam mengalahkan rasa sakit
dendam karena aku tak bisa mendapatkan kamu
seperti dendam air kepada tanah, yg hentikan lajunya dari langit
Demi hujan malam ini
kubisikan penyejuk yang berlalu bersama angin malam
semoga membuatmu tenang di sana
tak akan ada lagi yang menginginkanmu
seperti aku menginginkanmu
tanah yg basah bersimbah darah
dan setiap nafas memburu gigi yg gigih terantuk, geretak gemeretak menahan perasaan yang tergantung diudara
dan bersama asap yg dihembus keluar segala macam penat
tenang damai tak peduli
Selamat malam bintangku, hari ini aku melepaskanmu juga hari hari yg lalu dan yg akan datang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar