Sabtu, 21 April 2012

because life is choices

Yeah..i found the answer from the conversation last night
i know the truth is bitter but i prefer face the truth then fake people
i hate fake people..fake people who can't act good in front of me
ternyata benar aku memutuskan hal yang salah
aku terlalu bermain perasaan disini
memikirkan segala sesuatu sampai detail seperti kalian
membuatku menjadi seperti orang lain...terkurung dalam apa yang bernama kedekatan...kehilangan kemampuan untuk terbang..

Seperti seekor burung yang dahulu bebas terbang kemana hatinya mau...sekarang dia harus dimasukan sebuah sangkar...sangkar bagus..semua orang iri pada burung itu..cukup makan, hangat, banyak perhatian, terlihat gembira..
namun burung itu tetaplah burung yang pernah melihat alam dengan bebas..terbang ke angkasa bebas..tidak pernah takut kepada apapun..tidak pernah takut mengalami kesendirian...terbang kemana impiannya berlabuh...suatu saat burung itu merindukan hal hal lamanya itu
sekarang..burung itu kehilangan kemampuannya terbang...terlalu lama ia masuk dalam sangkar itu..saat kehilangan kemampuannya...semuanya hilang..sangkar itu rapuh..tidak lagi hangat..orang orang sibuk hingar bingar lalu lalang pergi tanpa memperhatikannya..burung itu mencoba terbang..tapi dia takut...takuut menghadapi angin yang dulu meniupnya kemana ia mau..tidak percaya pada malam yang dulu selalu menyelimuti tidurnya..tapi kalau tidak pergi burung ini akan mati

Seperti sebuah landak yang merelakan durinya pergi hanya untuk mendekat pada teman yang berbeda dengan dirinya..temannya berkulit halus..karena dia mempunyai kehidupan yang nyaman..tidak seperti landak itu harus berjuang melawan musuhya sendirian..berjuang melewati malam sendirian..
landak tidak menyadari bahwa mereka berbeda..landak itu berfikir dia akan baik baik saja apabila melepaskan durinya tersebut..seperti temannya yang lain..yang dia mau hanyalah berdekatan dengan temannya itu..tapi apa buktinya sekarang..setelah landak membuang semua durinya dan mencoba mendekat..temannya menjauuuh karena mereka baru menyadari mereka berbeda tidak bisa bersama
kashan landak..bagaimana ia hidup tanpa durinya..tanpa kekuatannya..bagaimana ia melanjutkan hidupnya

Aku mulai skeptis dengan adanya kepercayaaan disini..aku mencoba untuk percaya..tapi tidak ada bisa dipercaya..mereka hanya berkata "kami tidaklah sempurna..jadi jangan percaya kami"...jadi apa aku harus percaya lagi..semoga aku bisa mengambil kesimpulan dari segala kesalahan disini..tidak lagi menyerahkan kepentinganku hanya untuk kepentingan yang tidak prinisipil..kembali seperti dahulu yang hidup hanya menatapa kedepan..toh aku sudah berubah..sampai hampir gila...tapi malah tidak ada hasilnyaaa...bisa dikatakan aku menyerah...mari kita liat kedepannya..aku tetap akan berjalan bersisian..tapi janganlah kita saling mendekat..karena aku sudah tidak percaya lagi dengan apa yang disebut kedekatan..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar