Selasa, 05 Juni 2012

Bisakan memilih yang lain

kenapa harus aku?..sepertinya aku tidak pernah mengeluh dalam doaku..tidak pernah meminta ini itu..aku cukup meminta satu..kebahagian..tapi bukan kebahagian buat aku..buat papiku..kebahagian buat keluargaku...tapi kenapa seperti ini..tidak bolehkan hanya meminta secuil kebahagian..apabila kamu memberi kebahagian banyak kepada orang lain

kenapa harus aku?aku mengakui aku sibuk, tidak ada waktu banyak seperti yang lain untuk dekat dengan kamu..tidak baca perintahmu..kurang peka terhadap ajaranmu..tapi aku berjanji nanti dulu setelah semuanya selesai..bukan sama sekali tidak akan dekat lagi denganmu..tetapi mengapa begini..kamu tidak sabar seperti yang lain..kamu meninggalkanku..kamu menghukumku..dengan cara yang kejam..seolah tahu apa kelemahanku..kamu ambil semuanya..aku tahu kamu yang paling berkuasa..tapi bukan seperti ini menakutiku..

kenapa harus aku?aku mengamati diluar sana..banyak yang merokok..banyak yang lebih jahat dari pada aku..aku memang tidak setaat umatmu yang lain..tapi aku tidak sejahat yang lain..aku tidak sekotor yang lain..jadi kenapa aku..kenapa aku?..mungkin aku terlihat menerima tapi aku belum bisa menerima..aku ingin seperti mamiku yang benar-benar berharap padamu..aku ingin..tapi belum bisa..karena ya..ya aku kecewa..aku bukan mengutuki kamu..tapi aku hanya mencari jawaban..mengapa aku

kenapa harus dia?kamu tahu betapa aku menyayangi dia?kamu tahu betapa aku ingin memberikan kebahagian kepadanya..kamu tahu betapa aku berusaha mengusahakan kebahagian untuknya..seharusnya kamu tahu aku selalu menyisipkan namanya dalam doaku..selalu dia..bukan yang lain..bahkan aku mengenyahkan doa untuk kebahagianku sendiri..aku sering kehilangan..selalu..aku memang sedih..selalu bertanya tapi aku masih terima..aku masih bisa menanti rencana indah dibalik ini..tetapi kalau kali ini aku belum bisa memakluminya..kenapa sakit sekali..jahat sekali..membidik kelemahanku pada bagian yang tepat..kalau memang aku salah..aku minta maaf..tapi tolong beri tahu aku..tapi bukan seperti ini caranya..terlalu sakit...terlalu tiba-tiba..terlalu miris..aku tidak kuat..aku terjatuh..aku kecewa..kosong..bertambah kecewa

bukan aku tidak hormat..tapi aku hanya bertanya..hanya mencari sebuah kontemplasi dari sudut pandang manusia..aku tahu kamu tidak terjelajah dan punya pandangan lain..tapi aku adalah aku..yang melihat kenyataan bukan prosesnya..aku butuh alasan dari semuanya..kenapa harus aku, aku tahu aku bukan orang yang taat sehingga aku harus protes habis-habisan..aku tahu aku salah selama ini..tapi haruskah aku dihukum dengan kejam seperti ini? seolah kamu tahu kelemahanku dan membiarkan aku tercekik-cekik dalam keadaan seperti ini..aku mau berbalik padamu..akan aku lakukan sebenarnya tanpa harus ditampar seperti ini aku akan kembali..namun adanya kejadian ini..aku menjadi ragu..apakah aku akan kehilangan lagi apabila suatu saat aku kembali melakukan kesalahan..sekali lagi kukatakan..terlalu berat dan terlalu dekat yang kamu ambil..terlalu cepat..bahkan sebelum aku bisa mengucapkan aku sayang padanya..dan ingin memberikan kebahagian kepadanya..kenapa..jawab aku..kenapa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar