Selasa, 19 Februari 2013

sensitif super duper sensitif

kamis ini saya mau pergi ke bali..berenam..so tahu banget karena kita jarang jalan-jalan banyak banget masukan ke sana kesini..waktu itu saya pernah ke Bali sama temen-temen SMA dan aku ngerasa kurang happy pergi kesana.. i dunno why..makanya kali ini pengen happy2 disana..

tapi ga tau kenapa mungkin pengaruh saya baru "dapet" jadi perasannya sensitif bangeeett..ilang excited pergi ke Bali...yah..semoga deh disana menyenangkan..disini sebenernya saya pengen diem diem saja sih..tapi kalo diem ajaa, nanti ke tempat yang ga enak..semoga kamis ini mood saya sudah lebih baik..kalau engga saya bisa "menusuk" orang-orang atau kalau sudah capek banget..aku bisa nangis tanpa alasan.. entar kalau jahat dibilang realis..kalau nangis dibilang "drama queen" trus dibentak digebrak mejanya..sama seseorang..kan..kan.. ahh kalo sensitif keluar memory-memory yang dulu...huft..i'm forgetting but i can't forgiving...

Jumat, 15 Februari 2013

dan kita menyebut proses itu dengan sebutan allay

Disuatu pagi yang cerah yang tiba-tiba menjadi kelabu..saya dikejutkan dengan profil facebook sesorang yang meng-add account saya.. dengan nama yang sangat panjang..dengan ngakak plus sumpah serapah saya meng-ignore profile ini.. the biggest question in my head..kenapa dijaman serba maju dan bertehnologi canggih masih ada orang bernama seperti alien dari mars..mendingan saya di add sama orang yang bernama sansekerta deeh..misal Patih gajahmada, Hayam wuruk, atau hanoman sekalian..saya add langsung saya wall.."Hei bagaimana kabar majapahit sekarang"


coba tebak kira-kira dia dipanggil apa dan kalau misal ini nama asli dia bayangkan betapa repotnya ketika mengerjakan UAN dengan Lembar Jawab Komputer..

tapi kata Raditya Dika, Allay itu adalah sebuah proses kehidupan..dan well, dengan bangga dan pasti saya mengakui pernah ada dalam tahap itu..kembali ke nostalgia ke masa-masa lama..ketika saya masih berjaya menggunakan social media yang bernama Friendster*sayang sekarang sudah tidak ada lagi..padahal disitu terdapat prasasti dan candi yang mengatakan bahwa seorang yang bernama Avrenita dengan nama acount "Princezzz Aphrenita" di Friendster adalah ratu allay 2009 yang berjaya pada masa keemasannya..

Contoh Alay-nisme saya: 
  • Mem-posting how about me dengan kata-kata alay dan panjang..dulu saya menganggap itu lucu..tapi sekarang saya muntah dan kejang dua hari setelah membaca itu
  • kalau sedang menyukai sebuah lagu saya akan posting lyric-nya di "wall" saya dan menunggu orang koment
  • menulis pesan dengan hurup besar kecil..Hai DiEmZ, Lagii ApaH niHH..Kug LaMa Beuudz Gaks CemeeeS akooh?*sumpah mati aku beneran sms begini selama satu minggu*jempol sampe bintitan..untung segera disadarkan laura untuk tidak bertingkah lebih menjijikan..
  • Everywhere, anywhere fotoo..dengan gaya sok emo..honestly saya ga tahu apa itu emo dan bagaimana... tapi saya suka sekali foto dengan gaya ini..identik dengan eyeliner hitam, nunduk dengan kata-kata melankolis*seolah hidup segan mati tak mauu..saya baru menyadari itu menjijikan avrenita
  • Edit-Edit foto dengan gaya yang allay dan berpose sangat alay (telunjuk dipipi, dimuka, dimata, sampai dilubang silit...mulut monyong tanpa sadar padahal kemonyongan hanya milik omas semata*nauzubilah minzaliik
  • pake aksesoris allay warna warni beli di naughty*biar dikira gaya padahal kaya mbak-mbak nari didasyat (aphrenita caiank Olga celallugh cahabat dasyat)*fixed jomblo lagi 3 tahun
  • merespon semua yang bertanya di wall Fs.."halooo Thx app eahhhh..mind intro..i'm Vian..17 y.o..HBU"...dengan hati sukacita tralalal trilii membalas.."Haiii Viaan...i'm aphrenita..16 y.o..nice to know you....eaaaah*dan koment2 allay mulai bergelimpangann..


dan taraaa..ini bukti bukti prasasti yang sempet terabadikan ketika mulai hancur peradapan friendster dan diduduki oleh facebook!!

Waktu ke GI pertama kali..heboh..kagum sambil teriak teriak..
"yaowoh ini GI..yaowoh..#teruuus pingsann"

bergaya ala princess..karena dulu tidak bisa adobe photoshop jaid pake paint dan hasilnya allay


di eskalator glodok pun foto

telunjuk dimulut sambil monyong..kalau liat foto ini rasanya pengen mandi di pasiir..sambil teriak-teriak
"saya haram mama..saya haraam"

muluut bimoli*bibir monyong lima senti..andalan pose*berasa cantik kaya britney spears

Gaya Emo sok sedih..tapi lemari bajunyanya..ga ad emo emonya..
bingung kenapa aku foto pantat disini*jangan lupa jari telunjuk ga nutupin mulut tapi nutupin silit bhahaha


mau nangis liat foto ini..hina hinaaa..OMG

baru belajar nyetir pertama kali..foto dan setelah itu saya menabrak tukang cendoool didepan toko#gagal cantik


Di kluweh mania..kosan tersayang..terjorok..ternyaman..terserem saya#gak lupa dengan bibir monyong


kenalin ini pak muthofik..guru KWN saya..guru paling "tidak dihormati dikelas saya"
bayangin aja masa dia ngajar didepan anaknya sibuk makan soto ama tempe goreng..
dan saya duduk paling didepan dengan santainya ngemil apple pie


Demikian pengakuan terdalam saya mengenai masa lalu saya sebagai seorang allay..semoga masa ini sudah benar-benar berlalu dalam hidup saya..*salam ketcup basyaah dari aphrenita aah muuah

maybe its called a quarter life crisis


Tidak tahu kenapa sepertinya saya terkena penyakit psikologi quarter life crisis...apa itu?
The Quarter-life crisis occurs shortly after a young person enters the "real world”.
The quarter life crisis is a period of life following the major changes of addolence, usually ranging from the late teens to the early thirties, in which a person begins to feel doubtful about their own lives, brought on by the stress of becoming an adult.

People experiencing a quarter life crisis often feel "lost, scared, lonely or confused" about what steps to take in order to transition properly into adulthood. Studies have shown that unemployment and the idea of not being able to find a job is a major cause for young people to undergo stress or anxiety. Early stages of a person living on their own for the first time and learning to cope without parental help can also induce feelings of isolation and loneliness. take a look at some of these symptoms provided they may be in the middle of a quarter-life crisis:

  • Feeling"not good enough" because one can't find a job
  • frustration with relationship, the working world and finding a suitable job carer
  • confusion of identity
  • insecurity regarding near future
  • nostalgia for university, college or high school life
  • loneliness
  • a sense that everyone is somehow doing better than you
  • Conversely, wanting to escape the real world like backpacking around the world and finding a nice cave to live in 
  • Financial stress and confusion 
  • Terror at concept of getting old 
  • Feeling a desperate need to have something new, like buy a house, get married or have baby

What???I start to love have a baby?

If you know me in the past.. you must be shocked because I hate baby so much..dulu saya benci sekali dengan anak kecil…benci setengah mati..karena saya tidak suka suara mereka yang menurut saya “sok polos”..saya benci mereka yang bawel merajuk dan hanya bisa menangis apabila tidak terpenuhi..saya menganggap bayi adalah manusia paing realist melebihi negara paling realist..and one imporatant point..saya tidak suka bayi karena apabila melahirkan kita harus mengucapkan selamat tinggal pada highwaist, kumpul2 cantik dengan teman-teman..dan mengucapkan salam pertemuan dengan daster, kantung mata, dan hal-hal paling menakutkan dalam hidup wanita..

Well, tapi sekarang kenapa saya mulai menyukai anak kecil? Sampai suka sekali..mengikuti satu vlog diyoutube yang isinya melihat perkembangan seorang bayi bernama Julianna bear? OMG...it is fixed I got Quarter life crisis symptom... saya sudah mengalami semua gejala gejala penyakit psikologis ini dan saya melengkapi kebenaran gejala ini dengan menyukai seorang bayi..









I love you Julliana bear
She is so cute 


Minggu, 10 Februari 2013

what the most difficult thing to do in this world

"Apa menurut anda hal yang sulit untuk dilakukan didunia ini"

mungkin kalian sering mendengar kata-kata ini di ketika kalian dihadapkan dalam suatu wawancara atau pertanyaan dalam beauty pegeant..atau mungkin saja kalian suka menantang kontemplasi kalian sendiri tentang apa yang menurut kalian susah untuk dilakukan..

saya pertama kali mendengar pertanyaan ini ketika menonton teman saya yang mengikuti sebuah acara kontes kecantikan yang diadakan di kampus saya..ketika mendengar pertanyaan ini saya sontak diam dan membayangkan apabila saya menjadi salah satu wanita yang beruntung dan mendapatkan pertanyaan itu dipanggung..hemph..mungkin saya akan menjawab..kesulitan saya adalah mendapatkan pacar, tidak menjadi egois, tidak bergosip, dan berbagai macam kejelekan lainnya yang sulit saya hilangkan..tetapi buru-buru saya menyadari kalau mengumbar-umbar kejelekan di umum apalagi dalam kontes pemilihan kecantikan bukanlah yang baik untuk meningkatkan point..kurasa itu bukan jawaban yang bagus walaupun itu jujur..yah..harus diakui berpura-pura untuk kebaikan kadang dianggap lebih baik..

sibuk mengenyahkan perbagai jawaban-jawaban dikepala dan kemudian mendengarkan jawaban dari teman saya itu.."menurut saya kesulitan terbesar adalah dimana ketika kita harus menjaga intregritas kita, apa yang kita katakan harus kita lakukan..terima kasih"..saya masih berfikir apa arti kata integritas itu..apakah hal itu sesusah bangun dipagi hari ketika liburan sekolah..apakah sesusah saya mandi pagi ketika liburan sekolah..sampai acara itu selesai dan teman saya memenangkan kompetisi itu..saya masig belum mengerti apa itu integritas dan dimana letak kesulitannya..

Lalu saya mencari apa arti kata integritas itu sendiri dan mencoba menelaah dimana letak kesulitan mempertahankan integritas..Integritas diambil dari kata integrity yang artinya is a concept of consistency of actions, values, methods, measures, principles, expectations, and outcomes. In ethics, integrity is regarded as the honesty and truthfulness or accuracy of one's actions.. lalu saya berfikir bahwa menjaga integritas adalah hal yang mudah ternyata saya salah..

tiga tahun saya berkuliah adalah bukti nyata bahwa menjaga integritas adalah hal yang sulit untuk dilakukan..saya bertemu dengan orang yang bermacam-macam didunia perkuliahan.. ada yang sekuler, agamis-sekuler, sangat agamis dan sangat atheis.. menjaga integritas disini diluar dari konteks integritas kita dalam kerja namun integritas kita dalam segala hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari.. dalam dunia kerja integritas dapat terbuat karena ada tekanan dan paksaan dari empunya otoritas namun dalam kehidupan sehari-hari tidak ada batasan yang jelas sehingga membuatnya melenceng kemana-mana..

saya sering sekali menemui orang yang suka membicarakan tentang kehidupan rohani mereka yang menurut mereka ada diatas rata-rata..well saya bukan tipe orang yang suka membantah dan mengetes kemampuan mereka..saya hanya tertawa dan menunggu Tuhannya menyiramkan air dan memadamkan api yang membakarnya..apabila ia masih terbakar..saya baru mau mengakui kehebatannya.. tetapi sekali lagi berkaitan dengan kesulitan menjaga integritas..saya masih banyak menemui mereka yang melupakan perkataannya beberapa tahun bahkan beberapa hari yang lalu..

saya mendengarkan cerita-cerita orang yang baru bertobat dan berapi-api yang katanya ingin "membawa jiwa", bercita-cita besar ingin membuat semua orang merasakan jamahan seperti dirinya..belum sempat saya melihat orang tergerak..apinya telah padam dan seakan lupa apa yang telah dikatakannya kemarin.. saya juga terkadang bingung dengan paradox kesaksian-kesaksian orang yang bertobat atau bertobat karena ia sedang didaulat dalam acara keagamaan untuk menjadi pembicara.. Dia berkata dulu ia adalah seorang pecandu dunia gemerlap tapi setelah dijamah Tuhan maka ia begini dan begitu..ketika orang sedang mencoba untuk melihat kenyatannya..kenyataannya dia kembali ke hidupnya yang lama bahkan menurut saya lebih parah..

apakah mereka tidak malu apabila suaranya terekam dan diputar ulang disaat sekarang..apakah mereka tidak bersalah dengan Tuhan mereka..apakah mereka tidak tahu orang bukan hanya menghujat dia tapi juga akan merajam agamanya..apakah mereka tidak tahu pentingnya integritas..well, saya berkata lagi saya bukanlah orang suci yang bisa menjaga integritas, saya pemegang agamanya yang sedang mencari jati dirinya..saya orang berdosa..maka dari itu saya tidak berani untuk berkata dan menggurui seseorang untuk mengikuti saya.. saya takut menjadi batu sandungan untuk agama saya..sehingga saya memilih untuk menjadi observer saja..pengamat dan pelaku..bukan subyek yang diamati..karena saya sangat menghormati agama saya.. 

seperti yang saya katakan berulang-ulang integritas adalah hal yang susah...sebisa mungkin saya menjaga perkataan saya sebelum dikatakan dan dikonsumsi oleh publik.. saya menyadari karena manusia adalah tempat kesalahan sehingga kita harus berhati-hati apabila mau membuktikan bahwa kita layak dicap sesuatu oleh seseorang..jangan sampai sebenernya kita belum bisa melakukannya tapi terlanjur melontarkan seolah kita mampu.. sekali lagi sebagai pengamat, saya lebih salut dengan orang yang sedang mencari jati dirinya, mereka cenderung berhati-hati melangkah dan peka terhadap sekeliingnya daripada orang yang berapi-api mengatakan seolah dia sudah menjadi yang benar, tapi terjatuh lebih dalam dari kesalahan sebelumnya dan ditonton sejumlah mata yang mengikutinya.. dan saya sangat-sangat menghargai apabila dia menjaga integritasnya dan setia pada perkataanya walaupun bagaimana kondisinya..



Rabu, 06 Februari 2013

Hei..aku LULUS board examination..

hemph..dengan tertatih2  dan berurai air mata..saya lulus ya kawan saya luluss..hehe..
Terima kasih buat Pembimbing teman dll..terimakasih buat doa dan ucapannya..
start to make another "baby"
semangat cinta aku avrenita...






Senin, 04 Februari 2013

H-1 sidang skripsi

saya kira tidak akan setegang inii rasanya..ternyata salah jendral...deg-degannya pake bangeeet..gila gila berasa bakal dilamar sama cu pat kai...uuh..cuma berharap di doain ajaa yaa...